<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Pedoman Hak Jawab</title>
	<atom:link href="http://thesocratesmedia.com/pedoma-hak-jawab/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://thesocratesmedia.com/pedoma-hak-jawab/</link>
	<description>The Journey of My Life</description>
	<lastBuildDate>Thu, 29 Dec 2011 05:00:23 +0700</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.6</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: bobby</title>
		<link>http://thesocratesmedia.com/pedoma-hak-jawab/comment-page-1/#comment-1919</link>
		<dc:creator>bobby</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 Aug 2010 09:49:09 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://thesocratesmedia.com/?p=235#comment-1919</guid>
		<description>John dan Bakri = jika KUHAP yang menyusunnya para maling, perampok, pembunuh, penipu dsb. pasti isinya tidak seperti KUHAP saat ini. Begitulah kondisinya dengan produk UU Pers atau KEJ.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>John dan Bakri = jika KUHAP yang menyusunnya para maling, perampok, pembunuh, penipu dsb. pasti isinya tidak seperti KUHAP saat ini. Begitulah kondisinya dengan produk UU Pers atau KEJ.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: bakri</title>
		<link>http://thesocratesmedia.com/pedoma-hak-jawab/comment-page-1/#comment-1918</link>
		<dc:creator>bakri</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 Aug 2010 09:44:26 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://thesocratesmedia.com/?p=235#comment-1918</guid>
		<description>@ john doe: benar sekali. seharusnya kesalahan penulisan berita yang tidak akurat, sehingga menimbulkan fitnah, diselesaikan pada ranah hukum. Hal ini perlu agar pers tidak semau-maunya dan seenaknya menulis berita tanpa bukti yang kuat. Mengenai hak jawab, iya jika pembaca berita negatif kembali membaca hak jawab atau klarifikasinya, jika tidak kan sudah memberi image negatif pada orang/lembaga yang diberitakan tersebut. Sungguh tidak fair.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@ john doe: benar sekali. seharusnya kesalahan penulisan berita yang tidak akurat, sehingga menimbulkan fitnah, diselesaikan pada ranah hukum. Hal ini perlu agar pers tidak semau-maunya dan seenaknya menulis berita tanpa bukti yang kuat. Mengenai hak jawab, iya jika pembaca berita negatif kembali membaca hak jawab atau klarifikasinya, jika tidak kan sudah memberi image negatif pada orang/lembaga yang diberitakan tersebut. Sungguh tidak fair.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: abdul gafar</title>
		<link>http://thesocratesmedia.com/pedoma-hak-jawab/comment-page-1/#comment-420</link>
		<dc:creator>abdul gafar</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 15 May 2009 03:03:38 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://thesocratesmedia.com/?p=235#comment-420</guid>
		<description>wartawan perlu membacanya dan sekaligus melaksanakanya dengan benar dan konsisten apa yang teetuang dalam tulisan ini.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>wartawan perlu membacanya dan sekaligus melaksanakanya dengan benar dan konsisten apa yang teetuang dalam tulisan ini.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: john doe</title>
		<link>http://thesocratesmedia.com/pedoma-hak-jawab/comment-page-1/#comment-143</link>
		<dc:creator>john doe</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 01 Dec 2008 06:59:25 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://thesocratesmedia.com/?p=235#comment-143</guid>
		<description>Menurut saya, hak jawab tsb masih belum sepadan. Banyak orang sudah terlanjur babak belur diberitakan media secara keliru atau tidak proporsional, tapi jatah hak jawabnya dibatasi hanya sebanyak format pemberitaannya.
Kadang saya merasa bhw alasan kebebasan pers benar2 dieksploitasi oleh pihak pers utk berbuat semau2nya. Saya merasakan ketidakadilan di sini, bila seseorang mencemarkan orang lain, maka orang tsb harus dituntut minta maaf atau dituntut scr hukum, tp bila media yg mencemarkan orang lain maka media tsb hanya perlu memberi hak jawab. Jadilah pers sbg institusi yg superior dgn power tsb, dan power itu rentan utk disalahgunakan. Mestinya semua orang di mata hukum adalah sama, tdk peduli ia pers atau bukan.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Menurut saya, hak jawab tsb masih belum sepadan. Banyak orang sudah terlanjur babak belur diberitakan media secara keliru atau tidak proporsional, tapi jatah hak jawabnya dibatasi hanya sebanyak format pemberitaannya.<br />
Kadang saya merasa bhw alasan kebebasan pers benar2 dieksploitasi oleh pihak pers utk berbuat semau2nya. Saya merasakan ketidakadilan di sini, bila seseorang mencemarkan orang lain, maka orang tsb harus dituntut minta maaf atau dituntut scr hukum, tp bila media yg mencemarkan orang lain maka media tsb hanya perlu memberi hak jawab. Jadilah pers sbg institusi yg superior dgn power tsb, dan power itu rentan utk disalahgunakan. Mestinya semua orang di mata hukum adalah sama, tdk peduli ia pers atau bukan.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

