Sisi Lain Ismeth Abdullah (2)
Meski kenal baik cukup lama, hanya dua kali saya ikut meliput acara Ismeth Abdullah. Selain ke Singapura, saya ikut rombongan wartawan saat kunjungan ke tiga negara di Timur Tengah studi banding kawasan berikat. Berikut catatan sisi lain Ismeth Abdullah bagian terakhir. Baca tak baca terserah……
Sisi Lain Ismeth Abdullah (1)
Menyaksikan Ismeth Abdullah duduk di kursi terdakwa di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) ada perasaan miris dan prihatin. Mestinya, lelaki bertubuh jangkung dan berhidung mancung berusia 63 tahun 7 bulan itu, bersiap menikmati hari tuanya. Atau bersiap maju lagi dalam Pemilu Kepala Daerah Kepri yang akan digelar 26 Mei 2010. Pria kelahiran Cirebon, 29 September 1946 itu malah terancam hukuman penjara seumur hidup. Inilah sisi lain Ismeth Abdullah. Baca tak baca terserah……
Internet : Pisau Bermata Dua
Interconnected Network (internet) adalah sebuah sistem komunikasi global yang meng-hubungkan komputer dan jaringan jaringan komputer di seluruh dunia, yang berisi ber-bagai informasi, baik statis, dinamis dan interaktif. Baca tak baca terserah……
Menjadi Sahabat Pers
Bagaimana berhubungan dengan media? Apa yang harus dilakukan ketika Anda berseberangan dengan media? Bagaimana menembus media melalui siaran pers? Bagaimana caranya menggunakan hak jawab? Pertanyaan-pertanyaan ini kerap menjadi pekerjaan rumah bagi perorangan, humas dan organisasi sosial. Inilah pointers yang disampaikan pada work shop Media Relation yang ditaja Batam Pos Entrepreneur School, 30 Januari 2010 di Hotel Novotel Batam. Baca tak baca terserah……
In memoriam Gus Dur
Saya mengagumi KH Abdurahman Wahid alias Gus Dur, sebelum ia jadi presiden RI ke 4. Itu pun hanya melalui wawancara dan pikiran-pikiran bernasnya di media massa. Lalu, saya membaca buku Tabbayun Gus Dur, hasil wawancaranya tentang negara, demokrasi dan pluralisme. Saya gembira ketika diberitahu ikut dalam rombongan wartawan Riau Pos Grup yang akan diterima wawancara khusus di istana negara, Jakarta. pada awal tahun 1999. Baca tak baca terserah……
Napak Tilas Seorang Wartawan
Roda pesawat baru menyentuh landasan yang licin. Bandara Simpang Tiga yang kini bernama Sultan Syarim Kasim II. Dari udara, beberapa kawasan kota bertuah itu tergenang air. Kalau tak banjir, kota ini sering dikepung asap kebakaran hutan. Disinilah saya memulai karir sebagai wartawan pada tahun 1996. Baca tak baca terserah……
Well Come to Casino Singapore
Sejak dua tahun lalu, Singapura menggesa pembangunan dua kasino. Setelah perjudian ilegal dan kasino di Batam ditutup, diperkirakan kasino tersebut bakal banjir pengunjung dan bersaing ketat dengan Genting Highland, Malaysia. Bagaimana peluangnya dan seperti apa pengaruhnya terhadap pelaku bisnis di Batam? Baca tak baca terserah……
Prilaku Konsumen Media
Krisis ekonomi global tidak hanya melanda sektor keuangan dan properti. Tapi juga menerpa industri media massa. Buktinya, beberapa surat kabar di Amerika Serikat, tutup. Atau beralih ke koran digital. Akibatnya, industri media massa di Indonesia, juga ketar-ketir. Indikatornya adalah, makin menurunnya pembaca dan pemasang iklan yang selama ini menjadi nyawa surat kabar. Bagaimana di Batam? Baca tak baca terserah……
Batam Pos yang Terbaik, Koran Nomor 1 di Kepri
JAKARTA, BP–Lagi, surat kabar Harian Pagi Batam Pos dinobatkan menjadi koran nomor satu dan paling sering dibaca di Provinsi Kepulauan Riau. Kesimpulan itu diperoleh dari hasil survei Lembaga Penelitian, Pendidikan dan Penerangan Ekonomi dan Sosial (LP3ES) dan Serikat Penerbit Suratkabar (SPS) yang dirilis 19 Agustus 2009 di Jakarta. Baca tak baca terserah……
Bukittinggi setelah 12 Tahun
Setelah dua belas tahun, saya kembali ke Bukittinggi. Bulan Juli 1997 saya pindah tugas ke Batam, setelah setahun di kota yang menawan ini. Rasanya, baru kemarin saya berada di bawah jam Gadang. Setelah memburu berita, mengirim via modem, lalu rehat sejenak menikmati hawa Bukittinggi yang dingin menusuk tulang. Apa perubahan yang terjadi setelah dua belas tahun? Baca tak baca terserah……


